LPPAI Desak Koordinator MBG Asahan Lakukan Evaluasi Terhadap Dapur MBG Yang Diduga Penyebab Keracunan Pelajar MTs Negeri 2 Kisaran.

MenaraToday.Com - Asahan :

Ketua Lembaga Perlindungan Perempuan dan Anak Indonesia (LPPAI) Asahan yang juga Komnas Anak Indonesia Asahan, Suyono ST meminta kepada Koordinator SPPG Asahan yang juga Wakil Bupati Asahan untuk melakukan evaluasi terhadap dapur MBG yang menyalurkan menu MBG ke MTs Negeri 2 Kisaran yang mengakibatkan puluhan pelajar  mengalami keracunan dan harus mendapatkan perawatan medis di RSUD Haji Abdul Manan Simatupang dan RSU Wira Husada Kisaran.

Hal ini diungkapkan pria yang akrab disapa Mas Yon Ardin saat menjenguk para pelajar yang diduga mengalami keracunan menu MBG yang disebut-sebut dari SPPG Polres Asahan. 

"Kita meminta Kepala Koordinator SPPG Asahan, yang juga Wakil Bupati  Rianto, SH, MAP untuk melakukan evaluasi terhadap dapur MBG yang mendistribusikan MBG yang telah mengakibatkan puluhan pelajar MTS Negeri 2 Kisaran mengalami keracunan makanan dan harus mendapatkan perawatan medis di beberapa rumah sakit di Kisaran. Yang jelas kami dari LPPAI Asahan akan mengawal kasus keracunan siswa ini, Selatan itu kami juga meminta agar Kapolres Asahan, AKBP Adi Dharma Pramudita serius  melakukan penyelidikan terhadap kasus ini, sebab disebut-sebut menu MBG yang dikonsumsi para pelajar MTS Negeri 2 Kisaran ini didistribusikan oleh dapur MBG (SPPG) Polres Asahan' ujar Mas Yon Ardin.

Selain itu pria yang juga penggiat perlindungan perempuan dan anak ini menyebutkan agar pihak Polres Asahan dapat berlaku fair dalam proses penyelidikan menu MBG tersebut.

"Kami juga meminta agar pihak Polres Asahan dapat berlaku adil dan fair dalam melakukan penyelidikan kasus ini, kalau bisa hasil penyelidikan di publikasikan ke media dan jika ada unsur kesengajaan kami juga meminta kepada Kapolres Asahan untuk menetapkan tersangka kepada pihak dapur MBG agar citra Polres Asahan tidak tercoreng dengan kasus keracunan ini" ucapnya.

Menyikapi hal ini Kapolres Asahan melalui Kasi Humas AKP Herliana Damanik menyebutkan pihaknya masih melakukan penyelidikan dan pendalaman kasus ini.

"Kita masih melakukan penyelidikan dan mendalami kasus ini" ujarnya

Terpisah salah seorang wali murid Camelia Veronica melalui pesan WhatsApp yang diperoleh MenaraToday.Com mengaku bahwa anaknya yang bersekolah di MTs Negeri 2 Kisaran  juga mengalami keracunan menu MBG, namun anaknya tidak sempat mendapatkan perawatan medis di Rumah Sakit. 

"Tadi sampai rumah, anak saya mual-mual sama pening bang, sebelum saya tahu tentang berita adanya siswa keracunan MBG disekolah anak saya, saya fikir anak saya cuma masuk angin, terus anak saya cerita tentang kejadian di sekolah sampai Polisi datang ke rumah dan saya kasih anak saya susu Bear Brand sama teh manis dan Alhamdulillah sekarang sudah enakan badannya bang" ucapnya sembari berharap agar pihak terkait serius menangani kasus ini (NN)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama