-->
Call Center0821-6669-1169
Admin IT0821-6787-4402

Ratusan Massa Pengunjuk Rasa Minta Penjelasan Kades Mekar Baru Terkait BLT


MenaraToday.Com – Tanggerang :

Ratusan massa menggelar unjuk rasa di kantor Kecamatan Mekar Baru Kabupaten Tanggerang terkait adanya penjelasan yang diberikan oleh Sekretaris Desa (Sekdes) Mekar Baru, Jami baru-baru ini. Dan warga menginginkan agar Kades Mekar Baru, H. Suhanda memberikan klarifikasi soal Bantuan Langsung Tunai (BLT)  hak warga yang tidak diberikan.

"Kami ingin penjelasan Kades, mana Kades... mana Kades!" ujar warga saat mendengar penjelasan Sekdes Jami. Mereka pun menolak saat Jami memberi pengarahan.

Menurut Jami, jika ingin minta penjelasan soal penyaluran BLT, hendaknya dilakukan perwakilan saja, tidak perlu sampai demo.

"Tolong, jangan demo seperti ini. Tolong hargai!" tegas Jami.

Tapi, massa tetap bersikeras ketemu Kades, H. Suhada. Namun sampai demo berakhir, sang kades tidak juga datang menemui warga.

Diberitakan sebelumnya, ratusan warga Desa/Kecamatan Mekar Baru bersama Ormas Pemuda Pancasila (PP) menggeruduk Kantor Kecamatan Mekar Baru, Selasa (6/10/2020). Mereka mempertanyakan soal penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) di desa itu.

Sebelumnya diberitakan, massa menggeruduk Kantor Desa Mekar Baru untuk bertemu Kades setempat. Tapi karena yang dicari tidak ada, mereka pun melanjutkan aksi ke Kantor Kecamatan.

Di kantor kecamatan, mereka membentangkan karton bertuliskan aneka protes terkait penyaluran BLT yang dianggap tidak transparan. "Kembalikan hak kami, bagikan BLT kepada yang berhak menerima," ujar pendemo.

Seorang warga, Eko Yulianto mengatakan, dirinya adalah salah satu penerima BLT dari Kemensos senilai Rp600 ribu. Namun dia tidak pernah mendapatkan. Lantas, ia pun menanyakan kepada pihak Desa Mekar Baru. Namun oleh salah satu perangkat desa dijawab bahwa nama Eko Yulianto tidak ada dalam daftar penerima BLT.

Karena penasaran, dia pun mempertanyakan hal tersebut ke Kantor Pos selaku penyalur BLT. Ternyata, namanya tercatat sebagai salah satu penerima bantuan.

"Saya masih penasaran, lalu saya cek lagi ke Kantor BRI Mauk, ternyata bantuan atas nama saya sudah dua kali turun," ungkapnya.

Dia menduga, ada pihak-pihak tertentu yang mencairkan dana tersebut tanpa sepengetahuan dirinya. Setelah dicek lagi, ternyata ada 12 warga Desa Mekar Baru lainnya yang bernasib sama dengan dirinya. Namanya ada tapi tidak cair BLT-nya. Pungkasnya (Suproni )

Posting Komentar

Tab #2 Letakkan Judul Kontent disini !

Isikan Kontent Anda disini !

Tab #3 Letakkan Judul Kontent disini !

Isikan Kontent Anda disini !