Call Center0852-7610-8862
Emailmenaraindonesia123@gmail.com

KPA Sulut Gelar Rapat Akbar Konsorsium Pembaharuan Agraria di Ongkaw Tiga

MenaraToday.Com - Minsel :  

Sekjen Konsorsium Pembaharuan Agraria (KPA)Pusat Dewi Kartika memimpin rapat akbar KPA Sulut yang digelar di Balai Pertemuan Umum (BPU) Desa Ongkaw Tiga Kecamatan Sinonsayang Kabupaten Minahasa Selatan, Jumat (12/02/2021).

Dewi yang didampingi oleh Syamsudin sebagai Kepala Departemen Penguatan Organisasi KPA mengatakan bahwa "Reforma Agraria" adalah bertujuan untuk mengatasi tumpang tindih penguasaan dan pemilikan tanah negara yang lebih berkeadilan, demi kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat itu sendiri.

"Negara dibawah pemerintahan Presiden Jokowi melakukan program ini setelah mengkaji dan mendapatkan masukan dari berbagai sumber termasuk para ahli sehingga lahirlah program Reforma Agraria ini," ujar Sekjen.

Lanjutnya targetnya ada 09 juta hektar tanah negara secara nasional yang akan diberikan atau diredistribusikan kepada masyarakat, tapi tanah ini akan bisa dilepaskan harus diusulkan dan perjuangkan oleh masyarakat itu sendiri 

"Maka perlu kebersamaan, kerjasama, kekompakan serta semangat yang tinggi dalam mengusahakan dan mengusulkan tanah negara yang sudah dikuasai, diduduki, ditanami, dikelolah dengan baik secara terus menerus oleh masyarakat," ujarnya.

Proses pengajuannya bersinergi bersama antara kelompok masyarakat yang mengusahakan tanah tersebut atau Organisasi Tani Lokal (OTL) bersama diusulkan, dikawal oleh KPA sambil bersinergi dengan Kementrian ATR BPN serta kementrian terkait lainnya termasuk Polri, untuk dimasukkan menjadi Lokasi Prioritas Reforma Agraria (LPRA).

Masih kata Kartika, di Sulawesi Utara untuk tahun 2021 ini sudah ada beberapa desa yang sudah menjadi LPRA tapi khusus yang paling prioritas adalah HGU Ongkaw dan Blongko dimana diperkirakan dan diusahakan tahun ini sudah selesai atau sudah diredis 

"Makanya perlu tetap menjaga kebersamaan kerjasamanya dalam setiap Organisasi dimasing-masing Desa sehingga itu akan sangat membantu proses percepatan pelaksanaan pelepasannya," ungkap Sekjen.

Terpantau kegiatan tersebut dilakukan dengan menggunakan prokes dimana setiap peserta diwajibkan menggunakan masker, mencuci tangan dan menjaga jarak.

Turut hadir pada acara ini penjabat Hukumtua Desa Ongkaw Tiga Evan Tumanken, Ketua Serikat Petani Minahasa (SPM) Simon Aling, Kordinator SPM Minsel, Noldy Poluakan, utusan para pengurus OTL dibeberapa Desa dari beberapa Kabupaten Kota di Sulut. (A'R)

Posting Komentar

Tab #2 Letakkan Judul Kontent disini !

Isikan Kontent Anda disini !

Tab #3 Letakkan Judul Kontent disini !

Isikan Kontent Anda disini !