Call Center0852-7610-8862
Emailmenaraindonesia123@gmail.com

Disinyalir menggunakan aspal Sprayer, Proyek Peningkatan Jalan di Desa Cijaralang Dikerjakan Asal-Asalan

Papan Plang Proyek
Foto doc: ILA


Menaratoday.com PANDEGLANG-Proyek peningkatan jalan strategis di Desa Cijaralang Kecamatan Cimanggu Kabupaten Pandeglang, provinsi Banten diduga dikerjakan asal jadi. Padahal pekerjaan tersebut belum lama selesai, akibatnya jalan tersebut kini mengelupas. 

Berdasarkan pantauan Sabtu (13/06/21), Proyek yang bersumber dari Pemkab Pandeglang melalui Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) Pandeglang yang menelan anggaran Rp. 797.865.000, dilaksanakan oleh CV Karina Utama Karya sudah rampung dikerjakan. 

Tidak hanya itu, pekerjaan tersebut juga diduga kangkangi spesifikasi teknis konstruksi. Sebab aspal yang digunakan disinyalir menggunakan aspal Sprayer bukan aspal Piniser, akibatnya dengan mudah bisa di congkel oleh jari tangan.

Selain itu juga, Aspal yang digunakan dalam proses pengerjaan disinyalir sedikit atau kurang, terlihat dari sepanjang jalan itu. Aspal terkesan hanya di curah saja, serta diduga jalan memiliki panjang kurang lebih 50 meter tidak menggunakan LPB (Lapisan Pondasi Agregat Kelas B). 

Pasalnya, batu split menyatu ketanah merah dan ketebalan pun 7cm tingginya, artinya berbeda dengan pekerjaan yang menggunakan LPB. Karena diketahui pekerjaan jalan tersebut kurang lebih sampai 1 kilometer. 

Jalan yang kembali rusak dan Terkelupas
Foto doc: ILA


Menurut warga setempat Entus yang merupakan Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) desa Cijaralang menyayangkan, terhadap anggaran pemerintah yang senilai itu mendapatkan mutu dan kualitas jalan seperti ini, dirinya juga terkejut bila proyek pengaspalan itu bisa di congkel menggunakan jari tangan. 

”Heran pak, memang betul itu pekerjaan belum lama rampung, tapi jika pekerjaan seperti itu, bisa di congkel dengan jari tangan pastinya, Kita sudah bisa dinilai pekerjaan itu asal jadi, dan untuk LPB memang betul ada yang belum pakai, atau langsung ke tanah”, imbuhnya. 

Sementara itu, awak media masih mencari siapa direktur CV Karina Utama Karya dan pihak Konsultan pengawas untuk mengkonfirmasi. Namun, hingga berita ini ditayangkan belum juga terkonfirmasi. 

 ILA

Posting Komentar

Tab #2 Letakkan Judul Kontent disini !

Isikan Kontent Anda disini !

Tab #3 Letakkan Judul Kontent disini !

Isikan Kontent Anda disini !