Call Center0852-7610-8862
Emailmenaraindonesia123@gmail.com

Fokus Perbaiki DTKS Dinsos Pandeglang Gelar FGD

FGD Dinsos Pandeglang Bersama sejumlah perwakilan OPD dan Organisasi lainnya, Kamis (29/07/21).


Menaratoday.com PANDEGLANG-Guna perbaiki data DTKS Dinas Sosial (Dinsos) kabupaten Pandeglang gelar Fokus Group Discussion (FGD) Forum OPD Renstra Dinas Sosial Tahun 2021.  Bertempat di Aula Dinas Sosial Kabupaten Pandeglang. Kamis, (29/07/ 21),


Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh perwakilan dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lainnya yakni, Bappeda, Inspektorat, Disdukcapil, Dinkes, BPKD, Setda, Disperindag, Perwakilan dari Kecamatan Pandeglang, Perwakilan Karang Taruna, PSM serta Tagana.


Kepala Dinsos Pandeglang Hj.Nuriah mengatakan, masih harus dilakukan perbaikan NIK masyarakat,  karena masih banyak masyarakat yang belum mempunyai e-ktp.


Menurutnya, dalam pengentasan kemiskinan tidak hanya peran dinsos akan tetapi harus ada data terpadu yang terintegrasi dengan melibatkan beberapa OPD terkait. 


"Saat ini Dinas Sosial fokus pada pengentasan kemiskinan dengan strategi perbaikan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), Fasilitasi Pemenuhan Kebutuhan Dasar, Pemberdayaan Sosial dan Penanganan Pasca Bencana." paparnya


Kabid Sosbud Bappeda Bambang Suyantho mengatakan, Renstra ditetapkan dengan Perkada setelah RPJMD di tetapkan, Renstra di buat untuk menyusun rencana kerja daerah yang menyangkut dengan bidang sosial, fokus dalam melakukan verifikasi data. 


"Dan hal-hal yang harus di perhatikan dalam menyusun Renstra yaitu merumuskan dalam menyusun renstra, dan akan melakukan pendalaman dalam menentukan pagu indikatif Perangkat Daerah Dinas Sosial 2022-2026," pungkasnya.



Sementara itu, Kasubid Anggaran BPKD Sihabudin mengatakan, anggaran dari daerah jauh dari kata cukup, maka dari itu untuk anggaran tiap OPD semaksimal mungkin diberikan karena dengan kondisi saat ini anggaran daerah rendah"


Adapun pemateri ke 4 Ali Patriansyah selaku  Pejabat Fungsional Auditor Irban 4 Inspektorat mengatakan,

Dalam perencanaan di tingkat Kabupaten sebetulnya rencana pembangunan daerah sudah di tentukan oleh kepala daerah terpilih, untuk merealisasikan rencana tersebut maka harus dibuat RPJMD bahan baku, RPJMD awal itu diambil dari renstra OPD. 


"Salah satu indikator dari pengentasan kemiskinan yaitu dari pendapatan, perbaikan fisik kondisi rumah, dan menetukan anggaran dalam mewujudkan pengentasan kemiskinan," Jelasnya.


ILA

Posting Komentar

Tab #2 Letakkan Judul Kontent disini !

Isikan Kontent Anda disini !

Tab #3 Letakkan Judul Kontent disini !

Isikan Kontent Anda disini !