Call Center0852-7610-8862
Emailmenaraindonesia123@gmail.com

Danlanud Rsn: Doa Adalah Senjata Mutakhir

 



Menaratoday.com, PEKANBARU - Setiap orang tentunya memiliki keinginan dan harapan yang tidak akan pernah ada habisnya. Seseorang selayaknya mencurahkan segala keinginan dan harapan kepada Sang Pencipta, yaitu Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa, karena Dialah sebaik-baiknya tempat memohon dan meminta, itulah yang disebut dengan doa. Sebagai insan prajurit TNI AU dalam menjalan tugas jadikan doa itu sebagai senjata mutakhir  saat ini.


Demikian yang dikatakan oleh Marsma TNI Andi Kustoro, S.E., dalam kegiatan doa bersama yang digelar di kediamannya Danlanud Rsn, Kamis malam (19/8/21).


Nampak hadir, Ketua PIA Ardhya Garini Cabang 12 Lanud Rsn Ny.Iswari Andi Kustoro, Kadislog Kolonel Pnb Adhi Safarul Akbar, Kadisper Kolonel Adm Fauzan Zuhdi, Kadislog Kolonel Tek Dwi Wihananto,S.E., beserta ibu, dan Letkol Sus Edison, S.Ag., serta perwakilan dari warga Lanud Rsn.


"Perlu diketahui bersama, tidak ada doa yang tidak dikabulkan, tidak ada doa yang sia-sia. Teruslah berdoa, dan jadikanlah doa sebagai penolong", ujar Andi Kustoro, S.E.


Lebih lanjut Marsma TNI Andi Kuatoro mengatakan, kita pantas bersyukur karena tugas yang diberikan terutama dalam rangkaian peringatan HUT ke-76 Kemerdekaan RI berjalan dengan aman dan lancar, dan begitupula dalam menjalankan tugas sebagai prajurit TNI AU, ini menandakan inti dari kekuatan adalah doa.


"Saya berharap pada malam ini marilah kita berdoa, agar musibah,  cobaan dijauhkan oleh Allah Swt hendaknya, dan kedepanya kita dapat bekerjan lebih baik lagi, dan begitu juga hendaknya kita keluarga besar Lanud Rsn terjauh dari gangguan-gangguan syetan yang dapat menganggu dalam kehidupan,  doa menjadikan seseorang menjadi kuat, menjadikan seorang hamba sadar bahwa dirinya lemah, dan menjadikan seorang hamba menunjukkan kerendahan dan ketundukkan di hadapan-Nya. Oleh karena itu dalam setiap beraktifitas teruslah berdoa, apalagi doa adalah gratis",ujar Andi Kustoro.


Kemudian al-Ustadz Khubaib menjelaskan,  melalui rugyah dapat dilakukan saat seseorang tengah membutuhkan perlindungan dari segala macam bahaya yang dapat dialaminya. Tak kecuali pula dengan berbagai gangguan dari makhluk halus ataupun orang lain yang ingin coba-coba.


"Untuk lebih jelasnya melalui bacaan ayat dan doa yang dipanjatkan akan dapat menjauhkan manusia dari marabahaya dan gangguan baik dari manusia itu sendiri maupun dari syetan", kata Ustadz Khubaib.


Kegiatan diawali Shalat Isya berjamaah, kemudian melafazkan ayat-ayat suci al-Quran dan ditutuo dengan doa.


Sumber : Kapenlanud Rsn

Editor.   : Prabu Suryadhana

Posting Komentar

Tab #2 Letakkan Judul Kontent disini !

Isikan Kontent Anda disini !

Tab #3 Letakkan Judul Kontent disini !

Isikan Kontent Anda disini !