Perluas Usaha Desa, BuMDes Daya Mandiri Labuan Garap 70.000 Budidaya Ikan Air Tawar

MenaraToday.Com - Pandeglang :

Upaya membangun kemandirian ekonomi desa terus dilakukan Badan Usaha Milik Desa (BuMDes) Daya Mandiri Labuan. Memasuki tahun 2026, BuMDes ini kembali memperluas unit usahanya dengan mengembangkan budidaya benih ikan air tawar sebanyak 70.000 ekor. 

Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi BuMDes Daya Mandiri Labuan dalam memanfaatkan potensi sektor perikanan yang dinilai menjanjikan. Puluhan ribu benih ikan itu rencananya akan dibudidayakan di kawasan ruko Buana Ciateul, Desa Kalang Anyar, Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang, Banten. Lokasi tersebut dipilih karena dinilai strategis serta telah memiliki sarana dasar yang menunjang kegiatan budidaya ikan air tawar. 

Direktur BuMDes Daya Mandiri Labuan, Nadia Karlindasari, menuturkan bahwa pengembangan usaha ini didukung oleh dana program ketahanan pangan tahap II yang dikucurkan pada tahun ini.

“Alhamdulillah, pada anggaran tahap II program ketahanan pangan, BuMDes Mandiri Labuan mendapatkan kucuran dana sekitar Rp130 juta. Dana ini akan kami manfaatkan untuk budidaya benih ikan lele, gurame dan nila sebagai bentuk perluasan usaha guna mendongkrak ekonomi desa,” ujar Nadia kepada menaratoday.com, Senin (5/1/2026).

Menurutnya, 70.000 benih ikan tersebut nantinya akan ditempatkan di 14 kolam yang telah disesuaikan dengan jenis ikan. Saat ini, BuMDes masih fokus pada tahap persiapan sarana dan prasarana penunjang.

“Jadi per kolam itu diisi oleh 5.000..tapi tentatif ya kalau lele itu 500 ekor mau di buat kolam tersendiri, sementara nila dan gurame kami mau lihat perbandingan harga belut dulu. Untuk kolam dan lahannya sebenarnya sudah tersedia, tinggal kami poles sedikit. Saat ini kami masih melengkapi sarana seperti terpal untuk alas kolam. Benih ikan akan kami datangkan setelah semuanya benar-benar siap,” jelasnya.

Tak hanya berhenti di sektor perikanan, BuMDes Mandiri Labuan juga berencana memperkuat usaha peternakan bebek yang telah berjalan hampir delapan bulan terakhir. Usaha tersebut dinilai cukup berhasil dan memberikan kontribusi nyata bagi pendapatan desa.

“Kami melihat usaha peternakan bebek ini cukup menjanjikan. Ke depan, kami akan menambah jumlah bebek petelur maupun bebek pedaging agar hasilnya bisa lebih maksimal,” ungkap Nadia.

Melalui pengembangan berbagai unit usaha tersebut, BuMDes Mandiri Labuan diharapkan mampu menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat desa sekaligus membuka peluang usaha dan lapangan kerja baru.

“Harapan kami sederhana. Usaha yang dijalankan BuMDes bisa berjalan dengan baik dan berhasil, sehingga benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat dan meningkatkan perekonomian Desa Labuan,” pungkas Nadia. (ILA)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama