Bocah Di Asahan Bertahan Hidup Dalam Kegelapan Di Kampung Tanpa Listrik.

MenaraToday.Com - Asahan :

Belajar menggunakan lampu teplok (lampu minyak tradisional) adalah realitas yang masih dihadapi oleh anak- anak di dusun VIII Desa Pertahanan Kecamatan Sei Kepayang Kabupaten Asahan Sumatera Utara.

Asyifa bersama adik - adiknya berkumpul di ruang tengah, mereka duduk melingkar di tengahnya dinyalakan sebuah lilin kecil sambil di awasi oleh orangtuanya.

Dengan kondisi yang gelap, Asyifa bersama adik - adiknya membuka satu per satu halaman buku sambil menulis catatan , jarak antara wajah dan buku cukup dekat agar bisa membaca dan menulis dengan benar.

Walaupun dalam kegelapan, tampak raut wajah ceria tetap menghiasi wajah mereka meski harus bersusah payah menimba ilmu.

Bagi anak-anak di Dusun 8 Desa Pertahanan Sei Kepayang ini, malam bukan waktu untuk berhenti belajar meski dunia di sekitar mereka gelap, halaman-halaman buku tetap dibuka satu per satu di bawah cahaya kecil yang terus menyala.

Di desa yang belum tersentuh terang listrik itu, belajar bukan hanya soal mengejar nilai, tetapi juga tentang bertahan. (FM)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama